Perselisihan antara penyanyi Syahrini dan Siti Badriah soal 'Lagu Syantik' mengemuka sejak kemarin.
Syahrini yang sedang promosi film 'Bodyguard Ugal-ugalan' datang ke stasiun televisi yang berada di Kapten Tendean dan mengenakan kaus bertuliskan 'Anda Jangan Julid'.
Tak hanya itu, Syahrini juga hadir sebagai bintang tamu untuk mempromosikan lagu terbarunya yang berjudul 'Gurak Gubrak Jeng Jeng'.
Dalam obrolannya bersama Ivan Gunawan, Ruben Onsu dan Wendy Cagur, Syahrini menyindir beberapa artis yang menggunakan jargon-jargonnya.
Salah seorang penyanyi yang tersindir adalah Siti Badriah.
Siti Badriah diketahui memang kembali lagi melejit usai membawakan lagu teranyarnya yang berjudul 'Lagi Syantik'.
Bahkan hanya dalam hitungan beberapa bulan saja sejak Maret 2018, lagu ini berhasil memperoleh 200 juta lebih viewer di kanal Youtube atau lebih tepatnya 204.796.269.
Lagu ini juga menjadi lagu wajib para pengguna aplikasi Tik Tok.
Sehingga bisa dibayangkan berapa pundi-pundi uang yang diperoleh
Melansir dari Tribunnews.com, unggahan YouTube dengan penonton cukup banyak, bisa menghasilkan uang melalui sistem pembayaran YouTube.
Pada sistem pembayaran melalui YouTube, US$ 1 per 1.000 view.
Jadi, berapa uang yang dihasilkan dalam video 'Lagi Syantik' tersebut?
Kurs 1 US$ 1 dolar = Rp 13.969 maka 204.796.269 dikali 13.969 dan dibagi 1000.
Hasilnya cukup fantastis, yaitu Rp 2,8 Miliar dalam waktu 3 bulan saja.
Jika dirata-rata harian, video tersebut menghasilkan uang sekitar Rp 30 jutaan per hari, angka yang cukup fantastis untuk sebuah video bukan?
Rupanya demam 'Lagi Syantik' serta Tik Tok yang sedang melanda Indonesia dan juga negara tetangga menyedot perhatian Syahrini.

